Menu Tutup

Kajian Cinta #8 Engga Papa Kemana-mana Dulu

Selamat datang di kajian cinta
Agaknya sudah cukup lama kajian cinta versi diri ini yang fakir ilmu ini engga terbit hehe, beberapa waktu alhamdulillah tulisan ini cukup menarik perhatian beberapa teman-teman sampai diskusi dan proses kaderisasi membahas tema ini, dan gak sedikit yang protes haha but its oke ya kan emang kita engga bisa hidup tanpa cinta kaan jadi kalau banyak di bahas engga papa hehe ada juga para filosof mengatakan dunia ini berputar karena cinta, asik gak tuh hehe


Dalam kajian cinta yang kemarin toxic relationship menjadi bahasan yang cukup menarik karena kadang cinta yang memperdayakan membuat kita merasa baik padahal sebetulnya tidak atau sebaliknya, terus aku mikir kenapa engga bikin yang nyambung ya hehe walaupun mungkin juga engga nyambung-nyambung amat hehe
Ada yang paling populer yang biasanya di bilangin atau di Quots in temen-temen soal jodoh, “jodoh tidak akan kemana-mana” terus suatu ketika fiersa ngetwit “jodoh itu kemana-mana dulu baru datang ke hidup kita” mungkin dua hal ini sama-sama bener si gaada yang benar-banar salah atau benar-benar benar
Bahkan dalam kisahnya Zulaikha dia harus menerima pinangan seorang wazir mesir sebelum ketemu dengan cintanya yang sesungguhnya yaitu nabi Yusuf, bahkan sampai si Zulaikha ini bikin puisi lho

Wahai permata suci…
dari tambang manakah engkau berasal?
engkau telah membawa pergi hatiku…
Tanpa mengatakan padaku siapa nama atau dari mana datangmu
dan aku tak mengetahui kemana akan bertanya
aku tidak menghendaki siapapun tertimpa cinta seperti ini
aku tidak memiliki hati dan tidak pula memiliki Hasrat hatiku sendiri
bayanganmu telah muncul padaku dan merampas tidurku
dia telah membuat air mata dan darah hatiku mengalir
tubuhku yang tak terbawa tidur menjadi lesu dadaku terbakar
aduhai, tak dapatkah engkau memadamkan nyala ini
mestikah engkau selalu laksana nyala api yang membara

Dalem banget kan maknanya? jadi itu puisi doi sebelum ketemu sama nabi Yusuf, si Zulaikha ini telah lebih dulu ketemu nabi Yusuf di mimpinya nah puisi ini tercipta setelah mimpi tersebut.
jadi kadang jodoh harus kemana-mana dulu emang bener, tapi temenku setelah wisuda langsung nikah juga ada kook, nikahnya sama temen masa kecil dia lagi, walaupun dalam hidup dia kemana-mana dulu ternyata jodohnya engga jauh-jauh banget dari rumah dia, beda RT doang katanya hehe.

Lalu korelasinya apa dengan kajian cinta sebelumnya, kadang kita harus kemana-mana dulu buat mencari referensi atau sekedar belajar dari jagain jodoh orang lain hehe walaupun sii kalau bisa jangan sampe ketemu pasangan yang toxic, karna yang paling di takutkan dari hubungan toxic ini selain hubungan psikologis yang tidak berkembang, hubungan semacam ini bisa menimbulkan trauma psikologis yang efeknya tidak pernah kita bayangkan, dan kata psikolog kalau trauma ini telah akut bisa bahaya.


Jadi, ayok menjadi pasangan yang mendukung hal-hal baik pasangan kita, kalau jomblo banyak-banyak baca kajian cinta hehe engga maksudnya referensi tentang pola berhubungan dangan orang lain atau bahasa agamanya hablumminannas. Hal ini penting karena kita tidak pernah tau dia akan datang kapan, dan kapan hati kita akan siap menjalin hubungan kembali, tapi pastikan nantinya bila ia datang kita menjadi pemberhentian paling nyaman.

Penulis : Yuhri Ikhsan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *